gw sedang berpikir tentang cinta nih, secere temen-temen daku sedang lagi jatuh cinta ahuhuhuhuu….
Dan gw pun juga sedang dihampiri satu pertanyaan dalam otak tentang
‘kenapa anda ingin pacaran?’
Ditengah tengah dunia sekarang dengan berbagai macam teori tentang pacaran dan juga cinta, gw masih orang konservatif yang bolehlah disebut hidup didunia gw sendiri, ahuhuuhu…
Gw masih menginginkan versi cinta dan pacaran ala gw.
dan
Inilah versi cinta yang gw inginkan
*Love is patient, love is kind. It does not envy, it does not boast, it is not proud.
It is not rude, it is not self-seeking, it is not easily angered, it keeps no record of wrongs.
Love does not delight in evil but rejoices with the truth.
It always protects, always trusts, always hopes, always perseveres.
Love never fails.
Cinta versi ini yang kalo kata gw mah dalem banget.
Perhatiin aja satu persatu kata yang gw merah merahin. Itu susah…! itu susah…! malah susah bangeud… perlu perjuangan (dan kerelaan juga sih)!!
Kalo dah gitu ama gw barulah, mari sini… Ahuhuhuhu
Dan juga gw berpikir soal pacaran.
Sebenernya apa si tujuan pacaran?.
Nah kalo kata gw lagi nie,
tujuan pacaran itu untuk saling mengenal dengan arah tujuan ke jenjang pernikahan yang tentunya didasari oleh cinta yang macam itu.
Makanya kalo pacaran mah kata gw ya… tujuannya ke nikahlah.
So waktu pertanyaan ‘kenapa pengen punya pacar’ itu nangkring diotak gw, gw akan menjawab:
‘sama seperti seorang hawa tercipta (yang salah satunya) sebagai penolong yang sepadan buat adam, maka gw pun ingin menjadi dan menemukan seorang partner dalam visi dan misi di dunia ini’
ahuhuhuhu… kek superhero aje ye? (hypermart dong!)
yah tentunya toh perasaan perasaan menyek menyek sih tentu mengikuti sebatas masih manusiawi. Dan itu pasti.
Tapi yang gw damba-dambaiin adalah ketika seorang pacar menjadi seorang partner, seorang sahabat, dan seorang penolong. Bukan sebagai candu, berhala, atau dewa. Yang dunia akan terasa hampa tanpanya. Pohon tumbang tanpanya Dunia gonjang ganjing tanpanya. Dan bahkan molto pun diminum… ahuuhuhauhu
Ah bagi jomblo-an gw baru mengingat ujaran seorang penyiar (yang pernah juga gw masukin di blog gw ntah dimananya) yang kira kira maksudnya adalah begini
‘sama seperti hawa tercipta ketika adam sedang tertidur nyenyak, jadi dia yang buatmu juga sedang dipersiapkan Tuhan untukmu. He is on the way, be patient yaw…’
sebagai penutup, penaku sudah bergoyang neh… puisi pun sudah tercipta.
Jadi gw beri puisi aje ye…
(ternyata setelah ditilik tilik di lopita, gw punya hobi nulis puisi tak penting juga huehuheue)
Ku tak mau cinta siapapun
Kalau nantinya cinta ini malah meredup
Ku tak mau pangeran tampan
Kalau nantinya Kamu bukan yang paling tampan
maka
Ajarkan aku Ayah untuk tepat mencinta eros
Biar dia tak jadi dewa
Biar dia tak jadi candu
Karena dewaku adalah Kamu (dan tetap Kamu)
Karena canduku adalah Kamu (dan tetap Kamu)
Maka
Ajarkan aku Ayah untuk tepat mencinta eros
Biar aku tetap cinta mati padaMu (dan hanya padaMu)
Biar aku tetap tergila-gila padaMu (dan hanya padaMu)
Ya… hanya kepada Kamu
______________________________________________________________________________
*letter Paul to Corinthians