menikmati patah hati
Aku mencoba kembali mengambil gulingku yng terjatuh, kulihat jam sekilas yang terletak tepat di depan tempat tidurku. Jam 11, berarti sudah 10 jam aku tidur, dengan segera kupejamkan lagi mataku. Aku ingin kembali tidur, karena hanya dalam tidurlah aku tidak memikirkan dia, bodoh! Aku terlanjur memikirkan dia, dan layaknya alarm abadi yang tak dapat kuhentikan. [...]


